BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Kesehatan
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

DSSA Raih Rp794 Miliar dari Saham Treasury, Sisa 37,9 Miliar

JAKARTA, Warta Brebes— PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berhasil meraup dana segar senilai Rp794,08 miliar dari pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback). Hingga periode 30 Juni 2026, perusahaan telah mengalihkan sebanyak 620.375.000 saham treasury.

Corporate Secretary DSSA, Susan Chandra, dalam keterbukaan informasi pada 13 Juli 2026, menegaskan bahwa tidak ada pengalihan saham treasury yang terjadi selama periode pelaporan tersebut. “Jumlah saham hasil buyback yang dialihkan pada periode 30 Juni 2026 tercatat nihil. Nilai dana yang diperoleh maupun kerugian dari pengalihan juga tercatat nol,” ujar Susan.

Meskipun demikian, secara akumulatif, DSSA telah berhasil mengoptimalkan portofolio saham treasury mereka. Pengalihan 620,37 juta saham tersebut mencerminkan strategi perusahaan dalam mengelola asetnya secara efektif.

Dampak Stock Split 1:25 Terhadap Saham Treasury DSSA

Perlu dicatat bahwa jumlah saham hasil buyback yang telah dialihkan tersebut telah disesuaikan setelah DSSA melaksanakan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:25 pada April 2026. Penyesuaian ini penting untuk dipahami dalam menganalisis pergerakan saham treasury perusahaan.

“Jumlah saham hasil Buyback yang telah dijual/dialihkan sebagaimana tertera pada form pelaporan ini adalah jumlah saham setelah Perseroan melaksanakan pemecahan saham 1:25 pada bulan April 2026,” jelas Susan Chandra.

Sebelum penyesuaian akibat stock split, jumlah saham treasury yang tersisa tercatat sebanyak 1.516.238.270 lembar. Namun, setelah pelaksanaan stock split 1:25, jumlah tersebut membengkak menjadi 37.905.956.750 lembar saham. Harga rata-rata pembelian kembali saham tercatat sebesar Rp4.800 per saham sebelum stock split, yang setara dengan Rp192 per saham setelah stock split.

Laporan ini disampaikan DSSA kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui sistem pelaporan elektronik. Dokumen penting ini ditandatangani oleh Direktur DSSA, David Fernando Audy, dan Daniel Cahya, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan kepatuhan regulasi.

Sisa Saham Treasury DSSA dan Prospek ke Depan

Meskipun telah berhasil mengalihkan sebagian besar saham treasury, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) masih menyisakan 37.905.956.750 saham hasil buyback. Jumlah ini akan menjadi fokus manajemen perusahaan dalam strategi pengelolaan aset ke depannya.

Pengalihan saham treasury yang telah menghasilkan Rp794,08 miliar ini menunjukkan kemampuan DSSA dalam mengoptimalkan likuiditas dan nilai dari saham yang dibeli kembali. Strategi ini dapat memberikan ruang fiskal bagi perusahaan untuk ekspansi bisnis lebih lanjut atau pengembalian nilai kepada pemegang saham.

Ke depan, pergerakan saham treasury DSSA akan terus dipantau oleh investor dan analis. Kemampuan perusahaan dalam mengelola sisa saham treasury ini akan menjadi salah satu indikator penting kinerja finansial dan strategis DSSA di masa mendatang.

Penulis: Bangkit Rinakit | Editor: Wasis Waseso