Rahasia Puasa Tarwiyah dan Arafah Penebus Dosa, Ini Panduan Lengkapnya

BREBES, Warta Brebes — Apakah Anda rela membiarkan tumpukan dosa setahun lalu dan setahun ke depan tetap membebani hidup Anda? Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan kesempatan emas yang hanya datang sekali setahun ini! Puasa Tarwiyah dan Arafah bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan strategi cerdas untuk meraih ampunan total dari Allah SWT.

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah adalah dua puasa sunah yang sangat dianjurkan (muakkadah) yang dilaksanakan pada 8 dan 9 Dzulhijjah, menjelang Hari Raya Idul Adha.

Keduanya merupakan amalan utama di awal bulan Dzulhijjah dengan keutamaan luar biasa bagi Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Penjelasan lebih lanjut mengenai kedua puasa tersebut:

Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

Dinamakan Tarwiyah karena pada hari ini jemaah haji mulai menyiapkan bekal air (merenungkan atau tarwiyah) untuk perjalanan menuju Padang Arafah.

Niat: Nawaitu sauma sunnatan tarwiyata lillahi ta’ala.

Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

Dilakukan pada hari Arafah, yakni puncak ibadah haji di mana jutaan jemaah sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Keutamaan Puasa Arafah sangat istimewa karena Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa ini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Jadi, jangan ragukan lagi dahsyatnya ibadah ini. Rasulullah SAW secara tegas menjelaskan keutamaan Puasa Arafah dalam hadits riwayat Muslim:

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).

Sedangkan untuk Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah), para ulama menganjurkannya berdasarkan keumuman fadhilah amal saleh di sepuluh hari pertama Dzulhijjah sebagaimana sabda Nabi SAW:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari).

Tata Cara Pelaksanaan: Jangan Sampai Salah!

Melaksanakan Puasa Tarwiyah dan Arafah sangatlah mudah, namun Anda harus memastikan niat Anda benar dan tulus karena Allah SWT. Berikut panduan praktisnya:

  1. Niat yang Kuat: Niat dilakukan di dalam hati. Anda bisa melafalkannya di malam hari atau sebelum waktu Subuh tiba.
    • Niat Puasa Tarwiyah: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.
    • Niat Puasa Arafah: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.
  2. Makan Sahur: Sangat disarankan untuk sahur guna mendapatkan keberkahan dan energi untuk beraktivitas.
  3. Menahan Diri: Hindari segala pembatal puasa dan hal-hal yang mengurangi pahala puasa seperti bergunjing atau marah sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
  4. Berbuka Puasa: Segerakan berbuka saat adzan Maghrib berkumandang.

Segera Amankan Pahala Anda Sekarang!

Jangan menunggu sampai hari H untuk bersiap. Pasang pengingat di ponsel Anda sekarang juga! Ajak seluruh anggota keluarga, pasangan, dan sahabat untuk bersama-sama melaksanakan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah. Ingat, kematian tidak menunggu kita siap, namun pahala ini bisa menjadi penolong kita di akhirat kelak.

Ambil tindakan nyata hari ini. Jangan biarkan setan membisikkan rasa malas ke telinga Anda. Amankan tiket ampunan Anda melalui Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah!

Bagikan: