BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Kesehatan
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Mayat Mengambang di Saluran Irigasi Kesesi Bikin Heboh Warga

PEKALONGAN, Warta Brebes – Warga Dukuh Semangu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, dikejutkan dengan cara penemuan mayat mengambang di saluran irigasi Kesesi pada Senin (13/7/2026) pagi.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.10 WIB oleh Damiri (61), warga setempat, yang hendak mencuci pakaian di sungai.

Dari kejauhan, saksi melihat benda mengapung di aliran sungai. Setelah didekati, benda tersebut ternyata tubuh seorang laki-laki yang sudah tidak bergerak.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sebelum melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT. Informasi tersebut diteruskan ke pemerintah desa dan Polsek Kesesi.

Petugas dari Polsek Kesesi, Tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan, dan personel Samapta segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.

Hasilnya, terungkap korban diketahui bernama Waryadi (57), warga setempat. Polisi memastikan tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana.

Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

Kapolsek Kesesi AKP Dul Salim mengatakan hasil pemeriksaan luar tidak menemukan adanya luka maupun tanda kekerasan pada tubuh korban.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sepasang sandal jepit yang diduga milik korban di tepi sungai, sekitar 20 meter dari lokasi jenazah ditemukan.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban sempat berada di sekitar sungai sebelum akhirnya terjatuh. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban diduga terjatuh ke sungai setelah penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.

Diduga Terjatuh Saat Epilepsi Kambuh

Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi yang telah lama diderita.

Selain itu, warga menyebut korban sempat singgah di sebuah pos ronda sekitar pukul 03.00 WIB untuk meminta sebatang rokok sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

“Dari hasil olah TKP, keterangan saksi, dan informasi keluarga, korban diduga mengalami serangan epilepsi saat berada di sekitar sungai sehingga kehilangan kesadaran, terjatuh ke aliran air, lalu meninggal dunia. Tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa ini,” kata AKP Dul Salim.

Keluarga Tolak Autopsi

Setelah proses identifikasi selesai, keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang disaksikan petugas kepolisian.

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Penulis: Baonk Wibowo | Editor: Wasis Waseso