SLAWI, Warta Brebes — Kemeriahan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal memuncak di Lapangan Utama Pemda. Slawi Ageng Expo resmi dibuka, merangkul semangat keagamaan dan harapan pembangunan. Ribuan warga antusias hadir, tak gentar meski diguyur hujan ringan. Acara ini menjadi saksi kebersamaan, memperkuat ikatan masyarakat dengan daerahnya.
Pendakwah nasional, Muhammad Nur Maulana, hadir mengisi malam. Ia menyampaikan tausiah yang menyentuh hati. Ajakan untuk memperkuat rasa syukur menjadi pesan utama. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan menebar kebaikan. Ceramahnya menginspirasi ribuan hadirin yang terpukau mendengarkannya.
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah turut memeriahkan. Pimpinan DPRD, kepala Organisasi Perangkat Daerah, hadir pula. Tokoh agama dan tokoh masyarakat tak ketinggalan. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam membangun Tegal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menyampaikan apresiasi. Ia bangga melihat antusiasme masyarakat yang tinggi. Rangkaian Hari Jadi ke-425 ini memang istimewa. Berbagai agenda telah diselenggarakan sejak awal Mei. Mulai dari ziarah, kirab pataka, hingga bakti sosial.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujar Amir Makhmud. Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum penting. Ini memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten Tegal. Semangat kebersamaan ini menjadi modal berharga. Partisipasi publik dalam pembangunan daerah pun semakin menguat.
Slawi Ageng Expo bukan sekadar hiburan. Acara ini juga menjadi ajang syiar keagamaan. Selain itu, literasi ekonomi digital turut digalakkan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, hadir memberikan edukasi. Ia mengajak masyarakat untuk bangga produk lokal. Penggunaan transaksi digital melalui QRIS pun disosialisasikan.
Bimala memperkenalkan program inovatif. Program wakaf produktif berbasis QRIS diluncurkan. Tujuannya mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Warga terdampak bencana pun menjadi prioritas. “Dengan QRIS, wakaf menjadi lebih mudah,” jelas Bimala. Ia berharap program ini membawa keberkahan bagi semua.
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, turut menyampaikan pandangannya. Peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremoni belaka. Ini adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan. Optimisme membangun daerah menjadi semangat utama. “Kita doakan semoga Kabupaten Tegal semakin maju,” ujar Bupati Ischak.
Ia mengutip semangat “Tegal Luwih Apik”. Sesuai dengan julukan daerahnya, Tegal harus semakin baik. Bupati mengakui masih ada pekerjaan rumah pembangunan. Ia meminta dukungan dan doa masyarakat. Dukungan tersebut krusial untuk program pembangunan. Peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan akhir.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal patut diapresiasi. Pada tahun 2025, tercatat 5,92 persen. Angka ini melampaui rata-rata provinsi dan nasional. Hal ini menjadi indikator positif bagi investasi. Pembukaan lapangan kerja pun diprediksi meningkat. “Semoga investasi terus berkembang,” harap Bupati Ischak.
Malam pembukaan Slawi Ageng Expo ditutup meriah. Ribuan warga larut dalam tausiah dan doa bersama. Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti lapangan. Momen ini menjadi pengingat pentingnya persatuan. Kabupaten Tegal siap menatap masa depan yang lebih cerah. Semangat kebersamaan akan terus membara.






