BERITA TERBARU
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...

Randudongkal Kawal Ketat Pilkades Semaya: Tiga Pilar Bergerak

PEMALANG, Warta Brebes — Forkopimcam Randudongkal menunjukkan sinergi kuat dalam Pilkades Semaya 2026. Tiga pilar kecamatan turun tangan langsung mengawal jalannya demokrasi. Tujuannya memastikan proses pemilihan berjalan bersih dan taat hukum.

Camat Randudongkal, Agus Mulyadi bersama Danramil dan Kapolsek, hadir dalam sosialisasi Pilkades. Agenda ini digelar di Balai Desa Semaya pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas.

Ini merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi gangguan keamanan. Selain itu, untuk mempertebal pemahaman hukum para penyelenggara di tingkat desa. Agus Mulyadi menekankan pentingnya akurasi dan kepatuhan terhadap regulasi.

Ia meminta BPD dan Pemerintah Desa Semaya bergerak taktis dalam koridor hukum. “Kami bertugas memfasilitasi dan supervisi,” ujar Agus. Keberhasilan Pilkades Semaya bergantung pada kepatuhan terhadap aturan.

“Jangan beri celah sedikit pun bagi munculnya sengketa hukum,” tegasnya kepada audiens. Sosialisasi berlangsung interaktif dengan kehadiran elemen masyarakat. Perangkat desa, anggota BPD, tokoh agama, pemuda, dan perwakilan perempuan hadir.

Keterlibatan aktif seluruh lapisan warga adalah kunci utama. Ini penting untuk merawat transparansi publik. Serta memicu lonjakan angka partisipasi pemilih di bilik suara. Otoritas wilayah mengingatkan independensi penyelenggara.

Independensi sejak awal tahapan adalah jaminan mutlak kepemimpinan yang sah. Meskipun ada pembinaan dari kecamatan, independensi desa tetap dihormati. Pihak kecamatan memastikan tidak ada intervensi dalam urusan domestik desa.

Kewenangan memilih personel panitia dan tim pengawas Pilkades. Hal ini mutlak menjadi hak prerogatif BPD Semaya. Menutup rangkaian acara, BPD Desa Semaya langsung bergerak cepat.

Mereka menggelar rapat pleno pembentukan panitia Pilkades. Tim yang terbentuk memikul tanggung jawab besar. Mereka harus menjaga netralitas dan mengawal proses suksesi kepemimpinan. Hingga garis akhir Pilkades Semaya 2026.

Bagikan: