JAKARTA, Warta Brebes – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah kabar yang menyebut operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah terhenti karena dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum cair.
BGN menegaskan seluruh proses pencairan dana bantuan pemerintah untuk program MBG telah berjalan sesuai jadwal. Karena itu, lembaga tersebut memastikan layanan penyediaan makanan bergizi tetap berlangsung di seluruh Indonesia.
Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyebut informasi mengenai penghentian pengiriman dana bantuan pemerintah kepada SPPG tidak benar.
“Informasi tentang dihentikannya pengiriman dana Banper MBG ke SPPG-SPPG di seluruh Indonesia sama sekali tidak berdasar,” tegas Nanik dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).
Menurut dia, BGN telah menyalurkan dana operasional secara serentak pada Jumat (5/6/2026). Karena itu, isu saldo virtual account (VA) yang belum terisi dan menyebabkan dapur MBG berhenti beroperasi tidak sesuai dengan kondisi yang ada.
BGN Benahi Tata Kelola Program
Meski memastikan program tetap berjalan, BGN mengakui tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola MBG agar penggunaan anggaran negara semakin efektif dan tepat sasaran.
Dalam proses evaluasi tersebut, BGN menyiapkan empat langkah strategis.
Pertama, memfokuskan kembali penerima manfaat agar bantuan benar-benar menjangkau kelompok yang membutuhkan.
Kedua, menghentikan sementara penambahan dapur baru untuk mengoptimalkan fasilitas yang sudah beroperasi.
Ketiga, memperbaiki kualitas dapur yang ada, termasuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat dalam program.
Keempat, memperluas pelaksanaan MBG di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) melalui skema yang lebih efisien dan tidak membebani APBN.
Minta Masyarakat Tidak Percaya Hoaks
BGN juga meminta seluruh jajaran di tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan aktif memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat terkait pelaksanaan program MBG.
Selain itu, BGN memastikan distribusi makanan bergizi untuk siswa sekolah, santri pondok pesantren, serta kelompok penerima manfaat lainnya tetap berjalan tanpa hambatan logistik maupun anggaran.
“Kami terus menjaga keberlangsungan program agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal,” ujar Nanik.
Program Tetap Jadi Prioritas
Pemerintah menempatkan program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap dapat mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Dengan pencairan dana yang telah dilakukan, BGN menegaskan program MBG tetap berjalan sesuai rencana dan terus menjadi prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.







