LOS ANGELES, Warta Brebes — Tim nasional Iran sukses meredam Belgia dengan skor kacamata, 0-0, dalam laga kedua Grup G Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Inglewood, Los Angeles, Minggu (21/6/2026) waktu setempat, menyajikan drama kartu merah dan penyelamatan gemilang dari kedua penjaga gawang. Hasil ini membuka lebar peluang kedua tim untuk lolos ke babak gugur.
Sejak peluit dibunyikan, kedua tim saling jual beli serangan. Iran menunjukkan pertahanan yang solid dan serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang Belgia. Meski demikian, Belgia yang diunggulkan dalam beberapa momen mampu menciptakan peluang berbahaya.
Kartu Merah Warnai Laga Krusial Iran vs Belgia
Pertandingan memanas pada menit ke-62 ketika bek Belgia, Ngoy, diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Keputusan tegas ini diambil setelah Ngoy melanggar penyerang Iran, Mehdi Taremi, yang tengah berhadapan langsung dengan gawang dalam skema serangan balik cepat.
Kehilangan satu pemain membuat Belgia harus berjuang lebih keras untuk mempertahankan skor imbang.
Sebelum insiden kartu merah tersebut, Iran sebenarnya sempat unggul melalui tendangan bebas Taremi pada menit ke-24. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit meninjau Video Assistant Referee (VAR). Keputusan ini diambil karena Taremi dinyatakan berada dalam posisi offside yang sangat tipis.
Kiper Kedua Tim Jadi Sorotan Utama
Penampilan gemilang kiper Iran, Alireza Beiranvand, menjadi benteng tangguh bagi timnya. Beiranvand berhasil mematahkan sejumlah peluang emas Belgia, termasuk sundulan berbahaya dari Kevin De Bruyne pada menit ke-58. Ia menunjukkan refleks dan antisipasi yang luar biasa di bawah mistar gawang.
Di sisi lain, kiper Belgia, Thibaut Courtois, juga tak kalah memukau. Courtois melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan tendangan keras Saeid Ezatolahi Ghoddos pada menit ke-13 dan upaya Mehdi Taremi pada menit ke-52. Duet maut para penjaga gawang ini menjadi salah satu faktor utama skor akhir tanpa gol.
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, melakukan empat perubahan dalam susunan pemainnya dibandingkan laga perdana melawan Mesir. Salah satunya adalah menurunkan Romelu Lukaku sejak awal, menggantikan Jeremy Doku yang absen akibat infeksi pernapasan.
Garcia mengakui kondisi Lukaku belum sepenuhnya bugar. “Rom (Lukaku) n’est pas encore capable de disputer un match entier,” ujar Garcia, menekankan bahwa penyerang andalannya itu belum bisa bermain penuh.
Tiket 16 Besar Masih Terbuka Lebar
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup G Piala Dunia 2026 semakin terbuka. Kedua tim, Belgia dan Iran, sama-sama membutuhkan kemenangan di laga selanjutnya untuk memastikan langkah ke babak 16 besar tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
Pertandingan mendatang akan menjadi penentu nasib kedua tim di turnamen akbar ini.

























