BREBES, Warta Brebes — Komisi II DPRD Brebes meninjau langsung Pasar Seng Makmur Bumiayu pada Senin, 25 Mei 2026. Kunjungan ini fokus pada perkembangan pasar rakyat dan kondisi para pedagang. Empat anggota dewan hadir untuk menyerap aspirasi dan mengidentifikasi kendala.
Perkembangan pasar menjadi perhatian utama dewan. Mereka ingin berkoordinasi langsung dengan pengelola pasar. Tujuannya, memastikan kenyamanan para pedagang dalam beraktivitas.
Sudono, anggota Komisi II dari Fraksi Golkar, menyoroti potensi Pasar Seng. Pasar ini dinilai mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Brebes. Dengan pengelolaan yang maksimal, pasar ini bisa menjadi semi-modern.
Rencana pengembangan pasar mencakup penambahan lapak pedagang. Area parkir dan akses pasar juga akan ditata ulang. Anggaran pengembangan masih menunggu master plan dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Brebes.
Realisasi pengembangan diperkirakan berjalan pada tahun 2027. Sudono juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah yang maksimal. Ia menekankan bahwa Brebes saat ini dalam kondisi darurat sampah.
Kepala Pengelola Pasar Seng Bumiayu, Dwi Saputro, menyambut baik kunjungan dewan. Dukungan ini menjadi motivasi bagi pengelola. Keluhan pedagang dapat dijembatani ke Pemerintah Daerah.
Dwi Saputro menyatakan, penanganan sanitasi terus dilakukan meski dengan keterbatasan dana. Ia optimis Pasar Seng akan lebih baik di masa depan. Kenyamanan pedagang dan pengunjung akan menjadi prioritas.






