BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Pemkab Brebes Respon Cepat Usai Warga Tandu Orang Sakit, Jembatan Keruhbehet Segera Diperbaiki

BREBES, Warta Brebes — Kerusakan Jembatan Keruhbehet tidak hanya menyulitkan warga dalam aktivitas sehari-hari. Lebih dari itu, jembatan ini telah membahayakan keselamatan jiwa. Ribuan warga Desa Mlayang kini merasakan dampak langsung dari rusaknya akses vital ini. Kondisi ini memaksa Pemkab Brebes untuk memprioritaskan perbaikan jembatan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, langsung turun tangan meninjau lokasi didampingi oleh Camat Sirampog, Kepala Desa Mlayang, dan anggota DPRD Hj. Titin.

Dani Asmoro juga menyerahkan bantuan simbolis dari Bupati Brebes kepada keluarga Yanto, warga yang kisahnya menyentuh hati.

Peristiwa warga menandu orang sakit menggunakan sarung menjadi viral. Hal ini terjadi karena kendaraan roda empat tidak bisa lagi melintas di Jembatan Keruhbehet. Akses yang buruk ini berakibat fatal ketika situasi darurat medis terjadi. Pemerintah daerah menyadari urgensi perbaikan jembatan ini demi keselamatan warganya.

Dani Asmoro memberikan kepastian bahwa perbaikan Jembatan Keruhbehet adalah prioritas utama Pemkab Brebes. Anggaran perbaikan sudah disiapkan dengan matang. Proses lelang perbaikan jembatan kini sedang berjalan. Harapannya, perbaikan dapat segera dilaksanakan demi kenyamanan dan keselamatan warga.

Proses lelang perbaikan jembatan sempat mengalami kendala. Sebelumnya, lelang gagal karena tidak ada peserta yang mendaftar. Pemkab Brebes segera mengambil langkah untuk melakukan proses lelang ulang. Tujuannya adalah agar pekerjaan perbaikan dapat segera dimulai sesuai jadwal yang ditentukan.

Hasil lelang perbaikan Jembatan Keruhbehet dijadwalkan akan diumumkan pada hari Senin mendatang. Jika semua proses berjalan lancar, pekerjaan fisik perbaikan ditargetkan dimulai pada awal bulan Oktober 2026. Pemkab Brebes berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan secepat mungkin.

Pemkab Brebes Respon Cepat Usai Warga Tandu Orang Sakit, Jembatan Keruhbehet Segera Diperbaiki

Dani Asmoro menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga yang terdampak. Ia mengakui kesulitan yang dialami warga selama ini. Terutama bagi mereka yang membutuhkan akses cepat dalam kondisi darurat. Pemkab berjanji akan segera mengatasi masalah ini.

Jembatan Keruhbehet: Urat Nadi Kehidupan Ribuan Warga Brebes

Jembatan Keruhbehet memiliki peran yang sangat krusial bagi warga Desa Mlayang. Jembatan ini menjadi satu-satunya penghubung penting. Ia menghubungkan lima pedukuhan yang dihuni lebih dari 3.000 jiwa. Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Setiap hari, jembatan ini dilalui oleh warga untuk berbagai keperluan. Mereka menggunakannya untuk berangkat sekolah dan bekerja. Para pedagang mengangkut hasil bumi mereka melintasi jembatan ini. Jembatan ini juga menjadi akses menuju fasilitas kesehatan dan pelayanan publik.

Namun, kondisi jembatan yang rusak parah membuat akses terhambat. Badan jembatan dilaporkan ambles dan miring. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak mampu lagi melintas. Warga kini hanya bisa menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki untuk menyeberang.

Situasi ini menjadi masalah serius ketika terjadi kondisi darurat medis. Pada hari Jumat lalu, kisah Yanto menyentuh hati banyak orang. Ia terpaksa ditandu menggunakan sarung untuk dibawa berobat. Kendaraan ambulans tidak dapat mencapai lokasi karena jembatan yang rusak.

Kekhawatiran juga muncul terkait akses ibu hamil yang akan melahirkan. Kendaraan tidak dapat menjangkau mereka dengan cepat. Hal ini tentu sangat membahayakan keselamatan ibu dan bayi. Pemkab Brebes menyadari bahaya yang mengancam keselamatan warga.

Kepala Desa Mlayang, Abdul Khafidz, menjelaskan bahwa kerusakan jembatan sudah berlangsung lama. Kerusakan mulai terjadi sejak Desember 2025. Selama berbulan-bulan, warga terpaksa melewati jembatan dalam kondisi berbahaya. Banyak pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh saat melintas.

Pemkab Brebes Respon Cepat Usai Warga Tandu Orang Sakit, Jembatan Keruhbehet Segera Diperbaiki

Abdul Khafidz menyatakan bahwa pemerintah desa telah berulang kali melaporkan kondisi jembatan ini. Koordinasi dengan dinas terkait terus dilakukan. Namun, hingga pertengahan September 2026, perbaikan fisik belum juga terlaksana. Warga berharap agar pemerintah daerah segera memberikan solusi.

Kerusakan Jembatan Keruhbehet sebenarnya sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Brebes tahun 2026. Namun, realisasi pekerjaan fisik masih tertunda. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat. Mereka menantikan perbaikan jembatan ini.

DPRD Brebes Desak Perbaikan Jembatan Keruhbehet Segera Tuntas

Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Hj. Titin Lutfiatin, turut prihatin atas kondisi Jembatan Keruhbehet. Beliau mendesak agar perbaikan jembatan ini segera diselesaikan. Titin menekankan betapa pentingnya jembatan ini bagi kehidupan warga.

“Itu jembatan menjadi urat nadi bagi warga,” ujar Titin Lutfiatin. Rusaknya jembatan membuat akses warga terhambat total. Ia menyoroti kasus warga sakit yang harus ditandu. Termasuk ibu-ibu yang hendak melahirkan. Mereka terpaksa menggunakan tandu karena akses kendaraan terputus.

Politikus Fraksi PKB ini mengapresiasi langkah Pemkab Brebes. Kunjungan langsung pejabat dinas ke lokasi disambut baik. Bantuan yang diberikan kepada keluarga terdampak juga dinilai positif. Namun, hal tersebut belum cukup tanpa perbaikan jembatan yang tuntas.

Warga Desa Mlayang kini menantikan realisasi perbaikan Jembatan Keruhbehet. Mereka berharap proses lelang berjalan lancar tanpa hambatan. Target dimulainya pekerjaan pada awal Oktober 2026 harus tercapai. Harapan terbesar warga adalah akses penghubung lima pedukuhan ini kembali aman. Terutama untuk kebutuhan mendesak seperti transportasi warga sakit ke fasilitas kesehatan.

Perbaikan jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur. Ini adalah tentang akses kehidupan, keselamatan jiwa, dan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Brebes dituntut untuk menunjukkan komitmennya. Melalui perbaikan Jembatan Keruhbehet, Pemkab Brebes dapat mengembalikan senyum dan rasa aman bagi ribuan warganya.

Penulis: Bangkit Rinakit | Editor: Wasis Waseso