BERITA TERBARU
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Kesehatan
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Piutang Pembiayaan Tumbuh 3,13% Mei 2026, OJK Pantau Kinerja PVML

JAKARTA, Warta Brebes— Sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) mencatat pertumbuhan positif pada Mei 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan tumbuh 3,13% secara year-on-year (yoy). Angka ini menunjukkan ketahanan sektor PVML di tengah dinamika ekonomi terkini.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, menyampaikan perkembangan ini dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Juni 2026 di Jakarta, Selasa (07/7/2026). “Kinerja sektor PVML tetap menunjukkan pertumbuhan hingga Mei 2026,” ujar Agusman.

Data OJK mengonfirmasi bahwa piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan mencapai Rp504,63 triliun pada Mei 2026. Angka ini mengalami peningkatan 3,13% yoy, melampaui pertumbuhan pada April 2026 yang tercatat sebesar 3,11% yoy. Pertumbuhan ini menjadi indikator positif bagi geliat ekonomi nasional.

Kualitas Aset PVML Menguat, NPF Turun Signifikan

Selain pertumbuhan piutang, kualitas pembiayaan sektor PVML juga menunjukkan perbaikan. Non Performing Financing (NPF) gross tercatat sebesar 2,89%, menurun dari 2,99% pada bulan sebelumnya. Kondisi ini semakin diperkuat dengan NPF net yang membaik menjadi 0,86%, turun dari 0,98%. Rasio gearing industri juga mengalami peningkatan tipis menjadi 2,34 kali, naik dari 2,14 kali pada April 2026. Peningkatan ini mencerminkan pengelolaan risiko yang lebih baik oleh para pelaku industri.

Segmen modal ventura turut berkontribusi pada pertumbuhan ini. Nilai pembiayaan modal ventura mencapai Rp23,36 triliun pada Mei 2026, meningkat dari Rp22,73 triliun pada April 2026. Total aset industri modal ventura juga mengalami kenaikan menjadi Rp27,46 triliun dari Rp27,39 triliun pada bulan sebelumnya.

Fintech P2P Lending Tunjukkan Pertumbuhan Pesat

Industri Lembaga Keuangan Mikro (LKM) juga melaporkan kinerja positif. Penyaluran pinjaman LKM mencapai Rp1,05 triliun dengan total aset sebesar Rp1,63 triliun pada Mei 2026. Sementara itu, industri fintech peer-to-peer (P2P) lending mencatat pertumbuhan outstanding pembiayaan sebesar 26,50% yoy, mencapai Rp80,40 triliun hingga Mei 2026. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan April 2026 sebesar 26,80%.

Tingkat risiko kredit macet atau TWP90 pada fintech P2P lending berada di level 4,42%, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya. “Di sisi penyaluran, pembiayaan P2P lending mencapai Rp568,27 triliun dengan total aset industri sebesar Rp139,76 triliun hingga Mei 2026,” jelas Agusman.

OJK terus memantau dan mengarahkan kinerja sektor PVML agar tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi. Fokus utama tetap pada dukungan pembiayaan bagi masyarakat dan dunia usaha, sembari mengedepankan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola, dan kualitas aset. Pertumbuhan piutang pembiayaan yang positif ini diharapkan dapat terus mendorong aktivitas ekonomi nasional.

Penulis: Bangkit Rinakit | Editor: Wasis Waseso