BREBES, Warta Brebes – Wisata alam Curug Cantel di Dukuh Rembang, Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, menjadi lokasi kecelakaan wisata. Seorang pengunjung asal Kabupaten Bogor meninggal dunia setelah tertimpa batu yang diduga jatuh dari tebing, Rabu (2/9/2026) siang.
Korban diketahui bernama Annisa Dyah Novia Arianto, 22 tahun. Saat kejadian, korban sedang berwisata bersama dua rekannya di kawasan Curug Cantel.
Batu Tiba-Tiba Jatuh dari Tebing
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Sebuah batu yang berada di bagian atas tebing tiba-tiba jatuh dan mengenai korban.
Setelah mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, seorang saksi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia mengalami luka serius pada bagian kepala dan pelipis.
Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa menggunakan kendaraan menuju Puskesmas Bumijawa untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Polisi Periksa Lokasi Kejadian
Polsek Sirampog yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara.
Petugas memasang garis polisi dan mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya bongkahan batu berukuran sekitar 30 sentimeter serta pakaian korban yang terdapat bercak darah.
Kapolres Brebes melalui Kapolsek Sirampog IPTU Imam Santoso, S.H., mengatakan pemeriksaan awal menunjukkan batu tersebut diduga jatuh dari tebing akibat kondisi tanah yang menopangnya rapuh.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban tertimpa batu yang diduga jatuh dari tebing akibat kondisi tanah yang menopang batu tersebut dalam keadaan rapuh. Korban sempat dievakuasi dan mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Bumijawa, namun korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Imam.
Polisi Imbau Wisatawan Waspadai Tebing
Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas maupun berwisata di kawasan alam yang berada di sekitar tebing dan lereng.
Wisatawan diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan tidak berada terlalu dekat dengan tebing yang berpotensi mengalami longsor atau runtuhan batu.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke objek wisata alam, khususnya yang berada di sekitar tebing atau lereng, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Perhatikan kondisi lingkungan dan jangan berada terlalu dekat dengan tebing yang berpotensi mengalami longsor,” ujarnya.
Pengelola Diminta Perhatikan Keselamatan
Selain pengunjung, kepolisian juga meminta pengelola objek wisata memperhatikan aspek keselamatan.
Pengelola diminta melakukan pemeriksaan kondisi kawasan secara berkala dan memberikan tanda atau pembatas pada titik yang memiliki potensi bahaya.
“Untuk pengelola objek wisata, kami mengimbau agar terus memperhatikan aspek keselamatan pengunjung, melakukan pengecekan kondisi area wisata secara berkala, serta memberikan tanda atau pembatas pada lokasi yang memiliki potensi bahaya,” kata Imam.
Jenazah Dibawa ke Bogor
Atas permintaan keluarga, jenazah korban kemudian dibawa menuju rumah duka di Kabupaten Bogor menggunakan ambulans Puskesmas Bumijawa.
Keluarga korban juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Polisi masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi kawasan wisata, terutama area tebing tempat batu tersebut jatuh.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan wisata alam memiliki potensi risiko keselamatan. Kewaspadaan pengunjung dan pengelolaan kawasan yang memperhatikan aspek keselamatan menjadi hal penting untuk mencegah kejadian serupa.

























