BERITA TERBARU
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Kesehatan
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Pendapatan Tol Jogja-Solo Melambung 669%, Target SPM Tercapai 100%

YOGYAKARTA, Warta Brebes– PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) mencatat lonjakan pendapatan tol yang fenomenal sebesar 669,1% sepanjang tahun buku 2025.

Kinerja impresif ini dilaporkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Gerbang Tol Banyudono.

Pendapatan tol JMJ mencapai Rp281,58 miliar, jauh melampaui raihan Rp36,61 miliar pada tahun sebelumnya.

Rapat dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Inonu Ferryanto. Turut hadir perwakilan pemegang saham kunci, yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Pertumbuhan finansial ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis, peningkatan kualitas layanan, dan efisiensi biaya yang terus menerus dilakukan oleh JMJ.

Kinerja Operasional Tol Jogja-Solo Lampaui Ekspektasi

Peningkatan pendapatan tol tersebut sejalan dengan performa operasional yang solid. EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) JMJ melonjak 17,3% menjadi Rp209,97 miliar.

Volume lalu lintas di Ruas Tol Jogja-Solo selama 2025 pun mengalami pertumbuhan signifikan, mencapai 4.741.991 kendaraan, atau meningkat 235% secara tahunan. Rata-rata lalu lintas harian tercatat sebanyak 12.992 kendaraan.

Menghadapi lonjakan kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Jasamarga Jogja Solo mengambil langkah antisipatif.

Salah satunya adalah membuka secara fungsional Ruas Prambanan-Purwomartani berdasarkan diskresi Kepolisian. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus mudik dan balik.

Peningkatan Mutu Aset dan Progres Konstruksi Tol Jogja-Solo

Selain performa finansial dan operasional, JMJ juga gencar melakukan program peningkatan mutu aset. Upaya ini berujung pada pencapaian target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100% melalui berbagai program strategis. Komitmen ini menunjukkan dedikasi JMJ dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.

Dari sisi pembangunan infrastruktur, progres konstruksi berbagai segmen tol berjalan sesuai rencana. Hingga awal Juni 2026, Segmen Prambanan-Purwomartani telah mencapai 92,35% progres konstruksi dan 97,8% pembebasan lahan.

Sementara itu, Segmen Purwomartani-Maguwoharjo mencatat 40,84% progres konstruksi dengan 96,07% pembebasan lahan. Untuk Segmen Trihanggo-JC Sleman, progres konstruksi mencapai 84,79% dengan 98,1% pembebasan lahan.

Menutup RUPST Tahun Buku 2025, jajaran Direksi dan Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham, mitra kerja, masyarakat, dan pengguna jalan.

“Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi negeri,” tegas Perseroan dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu, 21 Juni 2026.

Peningkatan pendapatan tol Jogja-Solo ini menjadi bukti nyata kontribusi JMJ dalam pembangunan infrastruktur dan perekonomian nasional.

Bagikan: