BREBES, Warta Brebes — Pemerintah Kecamatan Paguyangan menggelar pertemuan lintas sektoral yang strategis. Tujuannya adalah memperkuat sinergi demi peningkatan pelayanan publik dan kepedulian sosial. Kesiapsiagaan menghadapi bencana juga menjadi agenda utama dalam pertemuan ini. Forum ini dilangsungkan di Aula Kantor Kecamatan Paguyangan pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Pertemuan ini mengumpulkan berbagai elemen penting di Paguyangan. Hadir unsur pemerintah kecamatan dan desa, aparat keamanan, serta Baznas. Legislatif, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi pelayanan juga turut serta. Kolaborasi ini penting untuk menyelaraskan program dan merespons isu di wilayah.
Acara dibuka dengan doa yang dipimpin KH Mahrus. Camat Paguyangan, Koko Kusnanto, menyampaikan sambutan pentingnya silaturahmi. Materi disampaikan oleh Baznas, Kapolsek, Paguyuban Kepala Desa, anggota DPRD, dan Rektor Universitas Peradaban. Sesi diskusi dan tanya jawab pun menjadi bagian tak terpisahkan.
Peningkatan kesiapsiagaan bencana menjadi sorotan utama forum ini. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga kebencanaan sangat krusial. Kolaborasi dengan masyarakat akan memperkuat penanganan saat keadaan darurat. Ini penting demi keselamatan seluruh warga Paguyangan.
Baznas Sosialisasikan Zakat untuk Kesejahteraan Umat
Perwakilan Baznas Brebes, Nur Sodik, memberikan sosialisasi penting. Ia membahas zakat penghasilan dan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Pemahaman mendalam tentang kewajiban zakat sesuai syariat ditekankan. Mekanisme pengumpulan dan penyaluran zakat yang tertib dan transparan juga dibahas.
Pembentukan UPZ di tingkat desa menjadi fokus pembahasan. Unit ini akan melibatkan berbagai unsur penting di desa. Pengelolaan zakat yang akuntabel melalui rekening resmi sangat diperlukan. Pedoman nisab dan besaran zakat penghasilan mengacu pada ketentuan Baznas dan syariat.
Kepedulian Sosial Warga Paguyangan Diperkuat
Aktivis sosial, Imam Khambali, menyoroti pentingnya kepedulian terhadap warga kurang mampu. Ia mengajak masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap mereka yang membutuhkan. Respons cepat pemerintah dan terkait diapresiasi tinggi. Kolaborasi pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, dan warga sangat penting.
Kapolsek Paguyangan, AKP Tasudin, menegaskan pentingnya koordinasi keamanan. Sinergi dengan pemerintah dan masyarakat menjaga kondusivitas wilayah. Anggota DPRD Brebes, H. Ahmad Zamroni, turut hadir membahas kebutuhan masyarakat. Pembangunan dan koordinasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan diperkuat.
Perwakilan Paguyuban Kepala Desa, H. Karman, menyampaikan aspirasi desa. Keterlibatan perguruan tinggi seperti Universitas Peradaban membuka peluang kolaborasi. Peningkatan kapasitas masyarakat menjadi harapan bersama. Pertemuan ini melibatkan Baznas, Polsek, Koramil, Universitas Peradaban, dan berbagai instansi terkait lainnya.
Pemerintah Kecamatan Paguyangan berkomitmen memperkuat kolaborasi ini. Pelayanan publik, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan bencana akan semakin terkoordinasi. Tujuannya adalah memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Paguyangan.

























