PEMALANG, Warta Brebes – Kebakaran melanda Pasar Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Sabtu (29/8/2026) malam. Api membakar area pasar yang memiliki ratusan kios dan lapak hingga sekitar 120 kios dan 500 lapak terdampak.
Petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah unsur terkait berjibaku memadamkan api. Setelah sekitar dua setengah jam, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Pasar Belik diketahui memiliki 187 kios dan 635 lapak. Berdasarkan data sementara Polres Pemalang, kebakaran berdampak pada sekitar 120 kios dan 500 lapak.
Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi Kebakaran
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan polisi langsung mengamankan lokasi setelah kebakaran terjadi. Personel Polres Pemalang dan jajaran Polsek juga membantu pedagang mengevakuasi barang dagangan.
“Setibanya di lokasi, personel Polres dan jajaran Polsek langsung mengamankan lokasi, serta membantu para pedagang mengevakuasi barang dagangan,” kata Rendy, Minggu (30/8/2026).
Polisi kemudian memasang garis polisi di area terdampak. Masyarakat dan pedagang diminta tidak memasuki area tersebut karena masih terdapat risiko terhadap keselamatan.
Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Api
Hingga Minggu (30/8/2026), penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.
Hasil pemeriksaan Labfor akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab dan sumber awal kebakaran.
“Lokasi kejadian telah dipasang garis polisi, adapun penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Jateng,” ujar Rendy.
Arus Lalu Lintas Sempat Dialihkan
Kebakaran juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Pasar Belik. Lokasi pasar berada di jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Purbalingga.
Satlantas Polres Pemalang memberlakukan pengalihan arus di simpang tiga Rumah Makan Setiasih. Kendaraan diarahkan melewati jalur alternatif untuk menghindari area kebakaran.
Plt Bupati Tinjau Lokasi
Plt Bupati Pemalang Nurkholes meninjau lokasi kebakaran setelah api berhasil dipadamkan. Saat datang, petugas masih melakukan proses pendinginan.
Nurkholes mengatakan penanganan kebakaran melibatkan Diskumdak, BPBD, Satpol PP, serta para relawan dari Pemalang dan Purbalingga.
“Alhamdulillah, selama dua setengah jam sudah bisa dipadamkan dan ini dalam proses pendinginan,” ujarnya.
Setelah pendinginan selesai, pemerintah akan melakukan evakuasi dan pendataan kondisi di dalam pasar. Pendataan juga akan mencakup kerugian akibat kebakaran.
Pemkab Pemalang akan menentukan status kebencanaan dalam waktu 3 x 24 jam. Pemerintah selanjutnya akan menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak.
Pasar Belik Pernah Terbakar
Nurkholes menyebut kebakaran kali ini bukan pertama kali terjadi di Pasar Belik. Menurutnya, kebakaran serupa pernah terjadi sekitar dua tahun lalu.
Pemerintah daerah akan mengupayakan relokasi pasar sebagai salah satu langkah penanganan ke depan. Pembangunan kembali pasar juga akan diupayakan agar aktivitas perdagangan masyarakat dapat kembali berjalan.
Untuk sementara, masyarakat dan pedagang diminta tidak memasuki area terdampak sampai lokasi dinyatakan aman oleh petugas.

























