BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Rem Blong, Truk Gandum Terjun di Ujung Jalur Penyelamat Paguyangan

BREBES, Warta Brebes – Truk tronton bermuatan biji gandum terjun di ujung jalur penyelamat ruas jalan nasional Tegal–Purwokerto, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Selasa (11/8/2026) sore.

Truk bernomor polisi H 8493 OQ itu diduga mengalami gangguan pengereman saat melintasi turunan setelah Flyover Kretek. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Pengemudi truk, Taufik, bersama kernet berhasil menyelamatkan diri. Sementara muatan biji gandum tumpah dan berserakan di sekitar lokasi.

Rem Bermasalah Saat Turun Flyover Kretek

Taufik mengatakan, gangguan pengereman mulai dirasakan setelah truk melewati Flyover Kretek dari arah Cilacap menuju Cirebon.

Truk sempat melewati jalur penyelamat pertama. Namun, pengemudi merasa sistem pengereman kendaraan semakin tidak normal.

“Turun dari flyover, setelah melewati jalur penyelamat pertama, remnya mulai terasa tidak beres,” kata Taufik.

Melihat kondisi tersebut, Taufik berusaha mengendalikan kendaraan. Ia terus membunyikan klakson untuk meminta pengguna jalan memberi ruang.

Kernet juga berteriak meminta kendaraan lain menepi agar truk yang melaju dalam kondisi darurat tersebut dapat melintas.

Hindari Motor, Truk Masuk Jalur Penyelamat

Sekitar satu kilometer setelah gangguan pengereman mulai dirasakan, Taufik melihat sejumlah sepeda motor berada di sisi jalan.

Untuk menghindari tabrakan, ia kemudian membelokkan truk menuju jalur penyelamat kedua yang berada di kawasan tersebut.

“Tadi ada beberapa sepeda motor, saya hindari dan masuk ke jalur ini,” ujarnya.

Namun, jalur penyelamat tersebut tidak mampu menghentikan laju truk. Kendaraan terus melaju hingga mencapai ujung lintasan.

Truk kemudian menghantam pembatas beton dan terperosok di sisi garasi mobil pemadam kebakaran. Posisi kendaraan sempat menggantung sebelum akhirnya jatuh.

Benturan tersebut membuat muatan biji gandum tumpah dan berserakan di sekitar lokasi.

Kendaraan Disebut Sudah Diperiksa

Rofik mengatakan, kondisi kendaraan telah diperiksa sebelum berangkat. Pemeriksaan tersebut termasuk bagian mesin dan sistem pengereman.

Truk juga sempat berhenti untuk beristirahat di wilayah Ajibarang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Cirebon.

“Tadi sebetulnya sebelum berangkat sudah diperiksa mesin termasuk rem, semua dalam kondisi baik. Saya juga sempat istirahat di daerah Ajibarang,” kata Rofik.

Jalur Penyelamat Kembali Jadi Sorotan

Warga setempat, Arif, mengatakan kejadian serupa pernah terjadi di lokasi tersebut.

Menurut dia, sebuah truk juga mengalami rem blong saat arus balik Lebaran 2024. Kendaraan tersebut masuk ke jalur penyelamat, tetapi tetap melaju hingga terjun di ujung lintasan.

“Persis seperti ini, rem blong masuk jalur penyelamat tapi tetap berjalan sampai lompat dan terjun dari ujung landasan jalur penyelamat,” ujarnya.

Hingga petang, petugas Unit Gakkum Pos Bumiayu Satlantas Polres Brebes bersama personel Polsek Paguyangan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan, dan pengaturan lalu lintas.

Kepala Pos Gakkum Lantas Bumiayu Satlantas Polres Brebes, Aipda Alif Maulana Yusuf, membenarkan kecelakaan tersebut.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Salah satu yang didalami adalah dugaan kegagalan fungsi sistem pengereman yang membuat truk tidak dapat dikendalikan saat melintasi jalur menurun.

Penulis: Bangkit Rinakit | Editor: Wasis Waseso