BREBES, Warta Brebes – Warga Desa Mundu, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, digegerkan dengan penemuan seseorang di dalam sumur milik warga, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Bagian kaki korban terlihat mengapung di permukaan air hingga warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Peristiwa itu bermula ketika seorang pelajar bernama Sultan Maulana hendak mengambil air dari sumur milik Taryudi di RT 005 RW 002 Desa Mundu. Saat melihat ke dalam sumur, ia mendapati bagian kaki manusia mengapung di permukaan air.
Sultan kemudian memberitahukan temuannya kepada pemilik sumur dan bersama temannya memastikan kondisi tersebut. Warga yang berdatangan ke lokasi selanjutnya membantu melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan Polsek Tanjung.
Warga bernama Dede Andriansyah kemudian menduga orang yang berada di dalam sumur merupakan ayahnya, Carmidi (71), warga Desa Mundu. Dede mengenali korban dari ciri-cirinya. Sumur tersebut juga biasa digunakan oleh orang tuanya dan tidak digunakan warga lain.
Polisi Datang dan Evakuasi Korban
Laporan masuk ke Polsek Tanjung sekitar pukul 13.00 WIB. Kapolsek Tanjung bersama Kanit Reskrim, Kanit Samapta, dan sejumlah anggota langsung mendatangi lokasi.
Polisi mengamankan area dan memasang garis polisi. Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Luwunggede dan Basarnas untuk mengevakuasi korban dari dalam sumur.
“Usai memastikan kondisi korban, kami kemudian memasang garis polisi, mengamankan tempat kejadian perkara, serta berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Luwunggede dan Basarnas untuk melakukan proses evakuasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Aiptu Iman Kadarisman kepada Tribunjateng.com.
Identitas Korban Terungkap
Petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban. Tim Puskesmas Luwunggede yang dipimpin Dr. Aris Setiawan kemudian melakukan pemeriksaan medis.
Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga meminta keterangan dari keluarga untuk mengetahui kondisi korban sebelum kejadian.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Iman.
Dari keterangan keluarga, Carmidi memiliki riwayat penyakit epilepsi. Pihak keluarga kemudian menolak autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Polisi selanjutnya menyerahkan jenazah Carmidi kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polsek Tanjung mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sumur. Warga juga perlu memastikan area sekitar sumur aman untuk mencegah kejadian serupa.

























